Revitalisasi Batik Lasem

Program Revitalisasi Batik Lasem

Sejak awal tahun 2004 IPI melaksanakan penelitian dan pendampingan masyarakat guna “Revitalisasi Budaya dan Usaha Kecil Batik Lasem” dengan ragam kegiatan sebagai berikut:

  1. Pemberdayaan kapasitas teknis, kreatif dan kewirausahaan perempuan pembatik
  2. Pendidikan untuk regenerasi pembatik
  3. Penelitian sosial budaya dan ekonomi batik Lasem
  4. Komunikasi budaya batik Lasem

Proyek Percontohan

Sebuah himpunan proyek percontohan untuk revitalisasi budaya dan usaha kecil Batik Lasem telah diluncurkan sejak Juni 2006 dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Mendukung upaya multi pihak di kabupaten Rembang/ daerah lain di Indonesia untuk revitalisasi batik Lasem
  2. Membangun proyek percontohan yang berfungsi sebagai media riset-aksi di salah satu desa tempat tinggal pembatik
  3. Membangun sistem pembelajaran masyarakat, khususnya di kalangan perempuan pembatik dan generasi muda, untuk mendukung proses  regenerasi pengrajin dan pengusaha batik Lasem
  4. Memetakan sejarah budaya dan sosial ekonomi batik Lasem
  5. Mendorong kemajuan industri batik Lasem melalui penguatan kreativitas desain, kendali mutu produksi dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Untuk mencapai tujuan di atas, IPI melaksanakan aneka proses pemberdayaan masyarakat melalui dua tingkatan proyek percontohan sebagai berikut:

1) Proyek Percontohan Pemberdayaan Kapasitas Kelompok Perempuan Pembatik dalam Bidang Ekonomi Kreatif dan Partisipasi Kebijakan Publik di desa Jeruk, kecamatan Pancur

IPI memfasilitasi 4 (empat) perempuan pembatik yang sudah menganggur selama 4 (empat) tahun dalam membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Srikandi Jeruk pada bulan September 2006.

KUB didirikan sebagai wahana belajar bersama dari para perempuan pembatik dalam meningkatkan teknik/ ketrampilan membatik, memperkuat kapasitas mereka sebagai calon  pengusaha batik di kemudian hari serta meningkatkan partisipasi aktif perempuan pembatik dalam proses anggaran publik di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten..

Guna meningkatkan kapasitas KUB Srikandi Jeruk di bidang teknis, kreatif dan kewirausahaan, semua anggota KUB Srikandi Jeruk telah mengikuti berbagai pelatihan, antara lain Kepemimpinan, Pengorganisasian dan Menejemen Usaha, Pola dan Desain Batik, Pewarnaan Alam dan Sintetis/ Kimia, Pelatihan Manajemen Usaha, Partisipasi Anggaran Publik, Pluralisme Jender dan lain sebagainya.

2) Proyek Percontohan Revitalisasi Budaya Batik Lasem bagi Perempuan Pembatik dan Generasi Muda di lima desa, yaitu desa-desa Jeruk, Karaskepoh, Tuyuhan, Doropayung dan Warugunung

Kegiatan yang sedang dilaksanakan dalam rangka revitalisasi budaya batik Lasem bagi perempuan pembatik dan generasi muda meliputi:

  • Pendirian Sanggar Batik untuk pelatihan generasi muda
  • Pengembangan kurikulum muatan lokal budaya batik di tingkat sekolah dasar
  • Riset budaya dan sosial ekonomi batik Lasem

About the Author

Redaya Batik belongs to Institut Pluralisme Indonesia